Harapan itu masih jelas di mata, cita2 dan impian perlukan pengorbanan
tapi keinginan hati begitu menyiksa, kini keduanya berperang
entah yang mana harus ku menangkan
aku perlu berjalan ke hadapan
namun aku juga perlukan ubat lara di hatiku
kesunyian semakin menyiksa diriku
aku punya segalanya namun fitrahku sebagai insan yang ingin memiliki insan istimewa semakin menyiksa diriku, aku tidak mahu menjadi yang ke-2... memang cinta mereka telah menyiksa diriku dan juga mereka... tapi aku juga seorang wanita..aku tau perasaan disakiti dan diduakan... aku mengenali lelaki itu sebelum mereka berakad jadi kini itu bukan lagi urusanku....
cinta itu telah musnah saat akad itu terlafaz di bibirmu
anggap saja itu hadiah terakhir dariku
lepaskan aku dan lupakan aku
itu lah yang aku harapkan...
perjalananku masih jauh
aku masih muda untuk menerima hakikat ini
pergilah...dan pergilah... aku bosan dengan derita ini...
tapi keinginan hati begitu menyiksa, kini keduanya berperang
entah yang mana harus ku menangkan
aku perlu berjalan ke hadapan
namun aku juga perlukan ubat lara di hatiku
kesunyian semakin menyiksa diriku
aku punya segalanya namun fitrahku sebagai insan yang ingin memiliki insan istimewa semakin menyiksa diriku, aku tidak mahu menjadi yang ke-2... memang cinta mereka telah menyiksa diriku dan juga mereka... tapi aku juga seorang wanita..aku tau perasaan disakiti dan diduakan... aku mengenali lelaki itu sebelum mereka berakad jadi kini itu bukan lagi urusanku....
cinta itu telah musnah saat akad itu terlafaz di bibirmu
anggap saja itu hadiah terakhir dariku
lepaskan aku dan lupakan aku
itu lah yang aku harapkan...
perjalananku masih jauh
aku masih muda untuk menerima hakikat ini
pergilah...dan pergilah... aku bosan dengan derita ini...






